LSM Triga Nusantara Indonesia Desak Audit Nasional Distribusi BBM: Jangan Biarkan Rakyat Menanggung Dampak Buruk Tata Kelola Energi

Nasional11 Dilihat

Bekasi, 3 Juli 2026 — Munculnya laporan antrean panjang dan dugaan kelangkaan BBM di sejumlah daerah, di antaranya Luwu Timur (Sulawesi Selatan), Kota dan Kabupaten Cirebon (Jawa Barat), Pulau Madura khususnya Sumenep (Jawa Timur), Pekanbaru (Riau), serta Muara Enim (Sumatera Selatan), menjadi alarm serius yang tidak boleh dipandang sebagai persoalan biasa.

LSM Triga Nusantara Indonesia menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan pengawasan BBM. Apabila pasokan nasional memang dinyatakan aman, maka pemerintah wajib menjelaskan secara terbuka mengapa masyarakat di berbagai daerah masih harus mengantre berjam-jam untuk memperoleh BBM.

“Ketersediaan BBM bukan sekadar persoalan bisnis, tetapi menyangkut hajat hidup masyarakat. Ketika distribusi terganggu, roda ekonomi, transportasi, hingga pelayanan publik ikut terdampak. Negara harus hadir memberikan kepastian, bukan membiarkan masyarakat hidup dalam ketidakjelasan.”

LSM Triga Nusantara Indonesia mendesak PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), BPH Migas, serta kementerian dan lembaga terkait untuk segera melakukan audit distribusi BBM secara nasional, khususnya di daerah-daerah yang mengalami antrean panjang.

Selain itu, LSM Triga Nusantara Indonesia meminta dilakukan investigasi menyeluruh terhadap seluruh rantai distribusi guna memastikan tidak terdapat hambatan operasional, penyimpangan tata kelola, maupun praktik penyaluran yang merugikan masyarakat. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, proses penegakan hukum harus dilakukan secara transparan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

LSM Triga Nusantara Indonesia juga meminta pemerintah membuka data distribusi dan stok BBM secara berkala kepada publik agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan tidak menimbulkan spekulasi maupun kepanikan.

“Kami mengingatkan bahwa kepercayaan publik dibangun melalui keterbukaan dan tindakan nyata. Masyarakat tidak membutuhkan saling menyalahkan, melainkan solusi cepat, distribusi yang lancar, serta jaminan bahwa kebutuhan energi mereka terpenuhi.”

Sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, LSM Triga Nusantara Indonesia akan terus memantau perkembangan distribusi BBM di berbagai daerah. Apabila kondisi ini tidak segera ditangani secara serius, LSM Triga Nusantara Indonesia siap menyampaikan rekomendasi resmi kepada pemerintah pusat, DPR RI, serta lembaga pengawas terkait agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola distribusi BBM nasional demi melindungi kepentingan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *